Rabu, 22 Agustus 2012

Memahami Mutu Beton fc (Mpa) dan Mutu Beton K (kg/cm2)

Beton adalah bagian dari konstruksi yang dibuat dari campuran beberapa material sehingga mutunya akan banyak tergantung kondisi material pembentuk ataupun pada proses pembuatannya.
Untuk itu kualitas bahan dan proses pelaksanaannya harus dikendalikan agar dicapai hasil yang optimal.

Mutu beton K adalah kuat tekan karakteristik beton kg/cm2 dengan benda uji kubus sisi 15 cm.
Mutu beton fc adalah kuat tekan beton dalam Mpa yang disyaratkan dengan benda uji silinder 15 cm dengan tinggi 30 cm.
Contoh : 
K – 400, kekuatan tekan beton = 400 kg/cm2, dengan benda uji kubus 15 x 15 x 15
F’c = 40 MPa = kekuatan tekan beton = 40 Mpa, dengan benda uji silinder diameter 15 cm tinggi 30 cm



uji mutu beton
Berikut tabel konversi dari mutu beton fc ke beton K.

tabel konversi mutu beton

note : 0,083 = faktor konversi
Contoh : 
fc. 5 Mpa = 5/0,083 = 60,24 ( K.60,24 atau dengan pembulatan keatas = K.70 / K.75 )
K. 100 = 100 x 0.083 = 8,3 ( fc. 8,3 atau dengan pembulatan keatas = fc. 9 / fc. 10 )
tabel diatas merupakan contoh yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam menentukan mutu beton dalam pelaksanaan terkait dengan pemahaman antara Kualitas Beton dengan fc ( Mpa ) dan K ( kg/cm2 ).
Untuk mengetahui kepastian komposisi campuran dan kualitas yang diinginkan bisa dilakukan uji laboratorium Mix Design ( penyelidikan material ) serta melakukan slump tes

tabel slump test beton
SUMBER

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih